Kursus Bahasa Inggris Lewat Telepon

Masih tingginya kebutuhan akan keterampilan berbahasa Inggris, ditambah keterbatasan waktu, memungkinkan anda untuk mengikuti kursus bahasa Inggris via telepon. Tak perlu keluar rumah, tidak perlu kepanasan, kehujanan, dan tak terbatas hanya di satu wilayah, anda bisa belajar dimanapun.
Can you speak English? Di masa sekarang, tentu kebanyakan dari kita ingin menjawab “yes” atas pertanyaan tersebut. Kendati cuma tercatat sebagai bahasa dengan pengguna terbanyak kedua di dunia, bahasa Inggris tetap berperan sebagai standar bahasa pergaulan di dunia.
Fasih berbahasa Inggris pun kerap menjadi persyaratan yang akan ditemui di berbagai bidang, entah pendidikan, penelitian, bisnis, kesehatan, industri, hingga pemerintahan.
Jika Anda ingin belajar bahasa inggris berbasis 'praktek' tanpa adanya pembelajran grammar, Anda yang ingin mahir cas-cis-cus dalam Inggris, namun punya jadwal kegiatan yang padatAnda yang sudah tidak muda lagi, namun minat belajarnya terhalang oleh rasa minder untuk belajar dan bertatap muka dengan rekan-rekan yang berusia jauh lebih muda juga menjadi target bisnis ini maka anda perlu mempelajari bahasa Inggris di sini www.malanglesprivatbahasa.com

Metode belajar bahasa Inggris melalui telepon ini terbilang unik dan mudah. Guru dan murid tak perlu bertatap muka untuk dapat memulai proses belajar mengajar. Waktu pun dapat diatur secara fleksibel mengikuti aktivitas sang murid. Peserta kursus dapat latihan bercakap-cakap (conversation) sambil belajar tata bahasa (grammar) hanya dengan mengontak sang guru, kapan pun, dan di mana pun..

Persiapan TOEIC

What is TOEIC Test? TOEIC (Test of English for International Communication) mengukur English Proficiency yang dimiliki oleh orang dewasa. Biasanya digunakan oleh perusahaan, sekolah SMK dalam mengukur penguasaan bahasa calon karyawan maupun siswa. Tes ini bukanlah suatu academic test, namun sebuah tes internasional yang mengukur penguasaan vocabulary dan grammar. TOEIC sampai dengan saat ini masih belum banyak dikenal oleh masyarakat terutama kalangan pelajar, mahasiswa dan pekerja. Di Malang, TOEIC hanya dikenal sebagai test untuk siswa SMK, itupun karena pemerintah memperkenalkan TOEIC test di lingkungan SMK sebagai bekal bagi para lulusan supaya lebih mempunyai daya jual terhadap dunia kerja. Padahal, di dunia perbankan TOEIC sudah lebih dulu dipakai dibandingkan TOEFL sebagai syarat untuk promosi jabatan dan kenaikan jabatan baru. Tetapi kenapa tidak TOEFL, seperti yang diperkenalkan di SMA dan Universitas? Ya, karena tujuannya pun berbeda. Kenapa TOEIC?

Tes TOEIC adalah tipe test Bahasa Inggris yang dapat mengukur kemampuan Bahasa Inggris untuk individu yang bekerja di lingkungan internasional dalam kesehariannya. Nilai-nilainya menunjukkan seberapa baik seseorang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan individu lainnya dalam berbisnis, perdagangan dan industri. Dengan demikian, TOEIC sangat dibutuhkan oleh: 1. Karyawan atau staf yang menggunakan Bahasa Inggris dalam berbagai lingkungan kerja seperti, bisnis, hotel, rumah sakit, restoran, pertemuan international, konfrensi dan program olahraga. 2. Staf manajemen, sales, dan karyawan bagian teknik dalam bisnis international, perdagangan dan industri yang membutuhkan Bahasa Inggris dalam pekerjaan mereka. 3. Para calon peserta pelatihan yang akan dilakukan dalam Bahasa Inggris. Standar TOEIC memang di bawah standar TOEFL, karena TOEIC tidak memerlukan pengetahuan khusus atau istilah yang tidak umum digunakan orang dalam aktivitas sehari-hari. Tetapi TOEIC adalah salah satu jenis tes yang dianggap tepat dalam menilai kemampuan Bahasa Inggris seseorang di dalam dunia kerja, karena soal-soal test TOEIC disusun secara khusus berdasarkan pengaturan dan situasi dalam kehidupan keseharian seperti: 1. Pengembangan perusahaan: riset, pengembangan produk 2. Perjamuan makan: perjamuan bisnis dan makan siang yang informal, resepsi, perjamuan makan dan pemesanan restoran 3. Hiburan: bioskop, teater, musik, kesenian, pameran, museum, media 4. Keuangan dan Anggaran Belanja: Perbankan, merjer, investasi, perpajakan, akuntansi, pembayaran rekening 5. Bisnis umum: kontrak, negosiasi, pemasaran, penjualan, garansi, perencanaan bisnis, konferensi, hubungan tenaga kerja 6. Kesehatan: asuransi media, mengunjungi dokter, dokter gigi, klinik, rumah sakit 7. Perusahaan perumahan/properti: kontruksi, spesifikasi, sewa beli. layanan listrik dan gas 8. Pabrik: perakitan, manajemen pabrik, kualitas mutu 9. Perusahaan: rapat dewan, komite, surat-surat memorandum, telepon, fax dan e-mail, perlenkapan kantor dan perabit rumah, prosedur kantor. 10. Personalia: perekrutan dan penerimaan karyawan, memperkerjakan karyawan baru, pengunduran diri, gaji, promosi, lowongan kerja, iklan, pendapatan setelah pensiun dan penghargaan 11. Pembelian: pembelanjaan, pemesanan peralatan kantor, pengiriman barang, faktur 12. Area teknis: elektronik, teknologi, komputer, laboratorium dan perlengkapannya, spesifikasi teknis 13. Perjalanan: kereta api, pesawat terbang, taksi, bus, kapal laut, kapal feri, tiket, jadwal, stasiun dan penjadwalan, informasi jadwal dan pengumuman di stasiun dan bandara, penyewaan mobil, hotel, reservasi, keterlambatan dan pembatalan. Bagaimana format test TOEIC? Sampai dengan saat ini, Tipe test TOEIC adalah pilihan ganda yang terdiri dari 200 pertanyaan dalam waktu 2 jam. Di dalam test TOEIC ada 2 sesi, yaitu: Listening dan Reading yang masing-masing sesi terdiri dari 100 pertanyaan. Sesi di test TOEIC: Listening Comprehension (100 soal/45’) Part I: Picture (20 soal) Part II: Question and Response (30 soal) Part III: Short Conversation (30 soal) Part IV: Short talks (20 soal) Reading (100 soal/75’) Part V: Incomplete sentence (40 soal) Part VI: Error recognition (20 soal) Part VII: Reading comprehension (40 soal) Contoh soal TOEIC, silahkan download disini Catatan: contoh soal tidak bisa dijadikan sebagai acuan akan soal TOEIC yang akan dihadapi peserta. Peserta tidak akan memperoleh soal test yang sama setiap kali melakukan test, dan pengerjaannya pun memerlukan trik-trik khusus untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Mengenai trik bagaimana mengerjakan test TOEIC ini akan dijelaskan pada waktu dan posting yang berbeda. Berdasarkan info terbaru dari ITC-TOEIC Representatives of ETS in Indonesia, ETS akan mengeluarkan bentuk terbaru dari TOEIC, yaitu yang terdiri dari 2 sesi: Speaking dan Writing. Rencananya, format test ini sudah diluncurkan pada tahun 2010 lalu. Dengan demikian maka persyaratan penilaian tidak hanya dilihat secara pasif (Listening dan Reading) tetapi juga secara aktif (Speaking dan Writing).

CONDITIONAL SENTENCE

I. CONDITIONAL SENTENCES TYPE ONE
Pattern : IF + present ( S + V1 + O ), simple future ( S + Will + V1 + O)
Examples :
a. She will study in a university if she graduates from school.
b. If there is new information, I will tell you.
c. If you help me, I will be very grateful.
d. If she doesn’t do homework, her mother will be angry with her.
e. If we don’t finish this job on time, our boss will fire us.

II. CONDITIONAL SENTENCES TYPE TWO

It is used to express a condition that is not true in the present time.
Pattern : IF + Past tense ( S + V2 + O ) , Past Future ( S + Would + V1 + O )
IF + nominal sentence past ( S + Were + O ) , Past Future ( S + Would + V1 + O )
Examples:
a. If I were an artsit, I would travel around the world. (I am not an artist now)
b. If I had a lot of money now, I would buy that house. (I don’t have a lot of money now)
c. What would you do if you were a president? (I am not a president now)
d. I would give her a surprise if she were here now. (she is not here now)
e. If I had a chance to be someone else, I would choose to be a king. (I don’t have a chance to be)

III. CONDITIONAL SENTENCES TYPE THREE
It is used to express a condition that is not true in the past time.
Pattern : IF + past perfect (S +Had + V3 +O ) , Past Future ( S + Would + have + V3 + O )
Examples :
a. If he had gotten a scholarship last year, he would have studied in Australia.
(He didn’t get scholarship last year, so he couldn’t study in Australia)
b. You wouldn’t have got an accident if you had driven carefully yesterday.
(You drove carelessly yesterday so you got an accident)
c. If you had studied last night, you would have got a good score.
(You didn’t study last night, so you got a bad score)
d. If we hadn’t shown him a direction yesterday, he would have gone ashtray.
(We showed him the direction yesterday, so he didn’t go ashtray)
e. I would have been in America if I had received the job last week.
(I was not in America last week, because I didn’t receive the job)